Sukses menyelenggarakan Wisuda Tatap Muka, Rektor IAI : IAI Al-Qodiri siap Go University

Jember, (13/11/21) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember untuk kedeua kalinya menggelar prosesi Sidang Terbuka Senat Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAI) Jember dalam rangka Wisuda Strata 1 (S-1) Tahun Akademik 2021/2022 secara offline atau tatap muka selama pandemi ini. Penyelenggaraan wisuda ini tentunya dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Jajaran Pengelola dan Dosen IAI Al-Qodiri Jember sedang melakukan prosesi foto bersama

Selain itu juga seluruh panitia dan semua pihak yang terlibat pada acara wisuda ini telah divaksinasi. Tak hanya itu, para wisudawan yang mengikuti wisuda ini diwajibkan sudah divaksinasi dosis 1 maupun 2.

Prosesi Sidang Terbuka Senat Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAI) Jember dalam rangka Wisuda Strata 1 (S-1) Tahun Akademik 2021/2022 dilaksanakan di Auditorium IAI Al-Qodiri. Jumlah peserta wisudawan yang mengikuti prosesi wisuda sebanyak 205 mahasiswa yang terbagi dalam 2 sesi wisuda dari 3 program studi yakni program studi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Ekonomi Syariah.

Pada kesempatan kali ini, kegiatan wisuda IAI Al-Qodiri Jember diisi dengan orasi ilmiyah dari Bapak Ruchman Basori., S.Ag., M.Ag Kepala Sub Direktorat Ketenagaan pada Direktorat PTKI Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang dilakukan secara virtual yakni dengan menggunakan Zoom Meetings, Bapak Dr. H. Muhammad Yunus Abu Bakar., M.Ag Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya yang datang langsung ditengah-tengah peserta wisudawan dan Gus Lora Achmad Fadil Muzakki Syah., S.Pd.I sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur III Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso periode 2019-2024 yang juga merupakan Alumni IAI Al-Qodiri Jember Angkatan Pertama.

Bapak Ruchman Basori., S.Ag., M.Ag dalam orasi ilmiahnya menjelaskan bagaimana tantangan bagi alumni S-1 PTAI. Beliau menjelaskan tentang filosofi kehidupan baginya yakni dengan menyakatan “hidup itu berawal dari masalah, orang sering mengatakan masalah maka dia bermasalah dan orang yang mengatakan hidupnya tidak ada masalah maka itu sudah jadi masalah”.

Bapak Dr. H. Muhammad Yunus Abu Bakar., M.Ag pun menyampaikan filosofi kehidupan yakni “berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja”.

Gus Lora Achmad Fadil Muzakki Syah., S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bagi para wisudawan untuk selalu optimis dalam bermasyarakat. Beliau ungkapkan meskipun lulusan kampus swasta dan alumni pesantren bukan tidak mungkin dapat mengapai apa yang dicita-citakan seperti prestasi yang beliau gengam saat ini. (Sr)