Pembekalan PPL II Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qodiri Jember

Pembekalan PPL II dengan Dosen dan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah

Jember, (14/10/21) Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qodiri Jember menyelanggarakan rapat daring dengan Dosen Pembimbing Lapangan yang akan mendampingi mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang akan melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL II) serta pembekalan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan PPL II atau kegiatan magang mengacu pada Kurikulum Merdeka Belajar.

Mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang terdiri dari 3 program studi yakni Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini akan melakukan magang di lembaga pendidikan yang sesuai dengan profil lulusannya.

Lembaga-lembaga yang dituju atau lokasi penempatan magang merupakan lembaga pendidikan mitra IAI Al-Qodiri Jember yang sebelumnya sudah melakukan MoU. Lembaga-lembaga tersebut mayoritas tersebar di Kab. Jember, kemudian Kab. Lumajang, Kab. Banyuwangi dan Kab. Bondowoso. Selain dengan lembaga pendidikan dalam negeri, sebagian mahasiswa akan melakukan magang dilembaga pendidikan luar negeri yakni di Negara Thailand.

Suasana Pembekalan PPL II

Pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan mulai 18 Oktober 2021 sampai 09 November 2021.

Ketua Panitia PPL II Bapak Syaiful Rizal., M.Pd mengatakan : Mahasiswa PPL II atau magang ini merupakan calon-calon guru, dimana guru sendiri merupakan jabatan professional. Selama perkuliahan mahasiswa dibekali dengan berbagai kompetensi, baik kompetensi pedagogic, kepribadian, professional dan sosial, kemudian.

Dengan magang ini mahasiswa akan memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan kaitannya dengan kompetensi akademik bidang studi serta menetapkan kemampuan awal calon guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran melalui: 1) penelaahan kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan guru; 2) penelaahan strategi pembelajaran; 3) penelaahan sistem evaluasi; 4) perancangan RPP; 5) pengembangan media pembelajaran; 6) pengembangan bahan ajar; dan 7) pengembangan perangkat evaluasi, ungkapnya. (Sr)