Orasi Ilmiah Kebangsaan Ra Fadil, Anggota DPR RI: “Saya akan terus kritis dan memperjuangkan kepentingan rakyat…”

Anggota Komisi VIII DPR RI Ra Fadil sedang memberikan orasi ilmiah kebangsaan

JEMBER, IAIQ.COM – Anggota DPR RI KH. Achmad Fadil Muzakki Syah yang akrab disapa dengan Ra Fadil menyampaikan orasi ilmiah kebangsaan pada acara wisuda IAI Al-Qodiri Jember pada hari Sabtu Tanggal 26 Desember 2020. Ra Fadil menyampaikan orasi ilmiah tersebut secara lugas, tegas dan kritis tentang masa depan rakyat Indonesia pada aspek agama, sosial, kebencaan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tengah problematika Bangsa Indonesia.

Ra Fadil menyampaikan, “Saya akan terus kritis dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Saya sering mengkritisi Bapak Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan Bapak Menteri Agama Fachrul Razi. Ini saya lakukan demi rakyat Indonesia. Ketepatan saya saat ini menjadi bagian dari komisi VIII bagian agama termasuk pendidikan keagamaan, sosial, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kebencanaan. Saya berkewajiban untuk mengontrol, menyampaikan aspirasi, mengkritisi dan memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia”, ujarnya.

Sebagaimana diketahui berdasarkan Keputusan Rapat  Paripurna DPR RI tanggal 22 Oktober 2019 mempunyai ruang lingkup tugas di bidang Agama, Sosial, Kebencanaan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Komisi VIII DPR RI berdasarkan Keputusan DPR RI tentang Penetapan Mitra Kerja Komisi-Komisi DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2019-2024 tanggal 29 Oktober 2019, memiliki Mitra Kerja dengan Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Wakaf Indonesia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Badan Pengelola Keuangan Haji.

Ra Fadil meneruskan penjelasan orasinya bahwa di tengan masa Covid-19 ini Bangsa Indonesia harus selalu hadir untuk memberikan solusi pada rakyat Indonesia, “Pandemi Virus Covid-I9 ini benar-benar sangat menyengsarakan kehidupan rakyat Indonesia dan membatasi interaksi dan ruang lingkup kerja rakyat Indonesia termasuk seluruh anggota DPR RI. Meskipun begitu, saya dan anggota komisi VIII yang lain selalu melakukan rapat kerja internal dan rapat kerja dengan mitra kerja kementerian melalui media online untuk memastikan agar kinerja kementerian dan pemerintah sesuai dengan kebutuhan rakyat Indonesia. Saya yakin, ini akan dapat menjadi jawaban dari problematika rakyat Bangsa Indonesia”, tambahnya.

Selain itu, Anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini juga mengharapkan peran partisipatif para wisudawan dan wisudawati IAI Al-Qodiri Jember untuk menghadapai problematika rakyat Indonesia saat ini. Minimal para wisudawan dan wisudawati harus memberi contoh yang baik dalam menghadapi Virus Covid-19 ini.

Dia juga memberikan motivasi dan pesan khusus agar para wisudawan dan wisudawati IAI Al-Qodiri Jember jangan pernah khawatir terhadap masa depan nanti saat terjun di masyarakat.

Ra Fadil yang juga menjadi alumni IAI Al-Qodiri Jember ini mengatakan, “Mahasiswa yang saat ini sedang diwisuda di IAI Al-Qodiri Jember harus selalu siap dan penuh semangat untuk terjun di masyarakat. Jangan khawatir, selama ini banyak alumni Pesantren IAI Al-Qodiri Jember yang telah terbukti perannya di tengah-tengah masyarakat. Salah satu kuncinya adalah kalian harus selalu mendoakan kiai karena kiai tiap waktu selalu mendoakan kalian. Bagaikan listrik, kalau plus dan minusnya tidak menyatu maka lampunya tidak akan hidup”, jelasnya.

Anggota Komisi VIII ini menambahkan, “Wisudawan dan wisudawati ini harus selalu siap dan semangat ketika terjun ke masyarakat, yakinlah dengan doa guru kita KH. Achmad Muzakki syah bahwa kalian akan selalu bermamfaat di masyarakat, terlebih pilkada kemaren di 3 kabupaten calon yang didukung oleh Al-Qodiri menang khususnya di Jember. Ini bukti bahwa alumni Al-Qodiri memiliki peran di masyarakat”, tambahnya.

Pernyataan dari Ra Fadil di atas menunjukkan bahwa kondisi dan kesempatan ini harus dimanfaatkan dan dipergunakan dengan baik oleh para wisudawan dan wisudawati IAI Al-Qodiri Jember dan para alumni Pesantren Al-Qodiri pada umumnya. Saat mereka sudah diberi peran dan jabatan di tengah-tengah masyarakat, maka Ra Fadil mengharapkan agar mereka memperjuangkan kepenetingan rakyat menyelesaikan problematika yang dihadapi rakyat dan bangsa Indonesia.(an).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *