Mahasiswi PIAUD IAI Al-Qodiri Jadi Presenter Konferensi Internasional

JEMBER. Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Muzayyanah dan beberapa Dosen Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember menjadi Presenter The 5th Annual International Conference on Islamic Education (AICIEd) 2021.

Konferensi internasional yang berlangsung pada hari Sabtu (24/07/2021) lalu diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah NU (STITNU) Al Hikmah Mojokerto. Kegiatan tersebut diisi oleh berbagai peserta Presenter dari berbagai perguruan tinggi baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Para peserta berbagi pengalaman riset dalam berbagai disiplin keilmuan seperti Inovasi dalam pendidikan, Pendidikan anak usia dini dan dasar, Pendidikan karakter, Pendidikan Teknologi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Antar Budaya dan Pendidikan Inklusif. Dengan Topic utama yakni “Readiness of Educational Institutions in The Era of Adaptation to New Normal”.

Penelitian Muzayyanah tidak lepas dari bimbingan bapak dosen Fathur Rohman, M.Pd,I., serta arahan dari bapak dosen Dr. Nurul Anam, M.Pd. Muzayyanah mempresentasikan penelitian tentang “Kontribusi Media dari Bahan Alam, Bekas dan Sintesis (Loose Parts) pada Kreativitas Uptitude Anak Usia Dini di RA Mamba’ul Hikmah Jember”.

Penelitian ini bertujuan supaya anak-anak menjadi kreatif termasuk pada aspek aptitude. Mereka bebas berkreasi membongkar pasang bahan ajar sesuai dengan imajinasi mereka. Anak-anak akan belajar menghargai bahan-bahan atau benda-benda di sekeliling mereka dan dapat memelihara lingkungan.

Harapanya, dengan media loose parts ini, mereka akan memahami bahwa barang-barang bekas dapat didaur ulang dan dijadikan sebagai bahan untuk bermain dan berkativitas merakitnya menjadi barang yang berguna dan mengembangkan sikap ekonomis anak, ucap Muzayyanah dalam Presentasi penelitiannya, Sabtu (24/7).

Dosen pengarah, Dr. Nurul Anam, M.Pd mengapresiasi prestasi Muzayyanah. Menurutnya, meskipun Muzayyanah baru pertama kali mengikuti presentasi dalam forum pertemuan ilmiah, ia memiliki keinginan belajar yang sangat besar. (Sr/Ar)