JEMBER, IAIQ.COM – Bertambah lagi mahasiswa IAI Al-Qodiri Jember yang memiliki prestasi luar biasa. Ainiyah yang berkolaborasi dengan teman-temanya menghasilkan 4 Buku Karya Non Fiksi (karya ilmiah) dan 2 Buku Karya Fiksi (Non Ilmiah).

Adapun judul buku karya non fiksinya yaitu: 1) menabung cinta untuk buah hati; 2) cerita 2020, 3) hello 2021, dan 4) Superwife. Karya non fiksi ini tidak termasuk karya non fiksi murni (Karya Tulis Ilmiah Murni), tetapi karya ini termasuk karya nonf fiksi kreatif (Karya Tulis Semi Ilmiah) yang berkaitan dengan ilmu psikologi, karena banyak berisi tentang motivasi hidup yang nyata dan menggugah jiwa. Selain itu, karya nonfiksinya ini termasuk contoh jenis tulis feature yang dibingkai dengan bahasa yang familier dan mudah dipahami. Sedangkan judul karya fiksinya yaitu: 1) Cahaya di Balik Atap Kusam, dan 2) Dersik Asmaraloka.

Lebih hebatnya lagi, dia dan teman-temannya menghasilkan buku-buku tersebut hanya dalam waktu setahun. Buku tersebut telah dicetak oleh penerbit buku. Banyak pembaca yang tertarik terhadap buku-buku tersebut, sehingga  bukunya sangat laris di pasaran.

Mahasiswa semester 8 Ainiyah ini lahir di Jember pada tanggal 23 Juni 1995. Dia mengenyam pendidikan di dalam pesantren. Tepatnya di SMP dan SMA Al Ma’hadul Islami Kabupaten Pasuruan. Dia sosok yang senang hujan-hujangan, penyuka warna kuning dan lagu-lagu pop Arab.

Kehebatan dia muncul karena terinspirasi oleh buku favoritnya yang berjudul “The Kite Runner” dan terinspirasi oleh karya dan profil tokoh penulis terkenal Khaled Hosseini dan Andrea Hirata. Di antara inspirasi dari kedua tokoh tersebut adalah keduanya menulis kisah orang-orang yang tetap memiliki harapan bahagia meski terlahir di tempat dan keadaan yang sulit. Dari sini, Ainiyah ingin sekali mempunyai karya novel yang bisa menginspirasi banyak orang.

Dia mengatakan,” Semuanya masih berupa buku antologi, artinya masih saya tulis bersama dengan teman-teman. Untuk buku solo saya, mohon doanya pertengahan tahun ini bisa terbit. Sesuai dengan motivasi saya menulis. Saya terkesan dengan tulisan Khaled Hossaini dan Andrea Hirata, yang ceritanya lebih ke cerita motivasi hidup yang membangun”, ungkapnya.

Semua karya yang dihasilkan tersebut berisi tentang motivasi hidup yang sangat menginspirasi. Berbagai problematika kehidupan di tengah mewabahnya virus covid-19 ini, buku-bukunya tersebut dapat menjadi teman terbaik untuk selalu memberikan motivasi dan mengarahkan masa depan hidup yang lebih baik.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswa, Alumni dan Kerjasama IAI Al-Qodiri Jember Dr. Nurul Anam, S.Pd.I, M.Pd. mengatakan, “Buku-buku yang telah diterbitkannya sangat menginspirasi kita dalam menghadapi hidup yang tidak menentu di era pandemi ini. Isi di dalam buku tersebut dijabarkan dengan bahasa yang mudah dipahami dan pengalaman hidup yang mengesankan. Saya mewakili kampus sebagai Wakil Rektor III sangat mengapresiasi terhadap buku hasil karya Ainiyah ini. Ini jelas prestasi yang sangat hebat”, Jelasnya.

Di samping itu, Ainiyah ini tidah hanya produktif di dalam penulisan buku tapi, juga produktif di dalam dunia maya. Salah satu karyanya yang banyak pembacanya adalah berjudul ”  N-E-N-G  ” yang ada alamat: https://www.wattpad.com/story/213504569?utm_source=android&utm_medium=com.whatsapp&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=ainiyah1995&wp_originator=K7tZGgiXwB9R7%2F3bq2rrndYGINm4%2Bjsf3YiGgY%2F7YFFDUPuKnMv7GqNPj9BcaUWAYeBq755%2BcnFIbmZD%2BX%2BKpM4frCL5hfjoU%2BvNSAOej4iIM42m2Ib4w0Zzjs8bkacp

Sampai saat ini, karya tersebut sudah dibaca lebih dari 17.200 pembaca. Karyanya ini baru diterbitkan tanggal 24 Desember 2020. Jadi, Hampir dua bulan pembacanya sangat banyak sekali.

Warek III menambahkan, “Anak ini mempunyai potensi yang sangat luar biasa dan mempunya pembaca yang sangat banyak sekali. Ini sangat menginspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk selalu berkarya”, tambahnya.

Kampus IAI Al-Qodiri Jember sangat berharap akan lahir generasi Ainiyah lain yang sangat berbakat dalam bidang tulis-menulis. Tidak hanya karyanya, tetapi sosoknya yang sangat potensial dan menginspirasi. Meskipun dia sudah berkeluarga, tetapi dia sangat produktif. Salah satu kata inspirasinya:

“Jadilah tegar dengan hati yang lebar. Karena hidup bukan hanya untuk menerima

Layaknya baskara yang bersinar tanpa ingin kembali disinari.

Bersabar adalah kunci dan syukur adalah pelipur diri.

Padang rumput yang terbakar, tak melulu akan mongering kehitaman.

Seiring waktu selama baskara masih gagah, padang rumput kehijauan akan kembali terlihat”. (an)