LPM IAI AL-QODIRI MENGADAKAN WORKSHOP KURIKULUM KKNI DAN PERKULIAHAN BERBASIS DARING

Workshop Peningkatan Kualitas Dosen Berbasis Pembelajaran Daring
Workshop Peningkatan Kualitas Dosen Berbasis Pembelajaran Daring

JEMBER, IAIQ.COM – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAI Al-Qodiri Jember mengadakan acara workshop pengembangan kualitas SDM Dosen semua prodi (PAI, PBA, PIAUD, ES, AS dan KPI) pada aspek pendidikan dan pengajaran pada hari selasa yang lalu pada tanggal 6 Oktober 2020. Acara tersebut dititik tekankan pada aspek peningkatan pemahaman para dosen semua prodi dalam menyiapkan semua perangkat kurikulum KKNI berbasis Pembelajaran Daring pada saat perkuliahan.

Wakil Rektor I Zainal Arifin, M.Pd mengatakan, “Workshop yang diselenggarakan oleh LPM ini adalah untuk meningkatkan kualitas dosen dalam menyusun semua perangkat kurikulum KKNI Berbasis Daring atau Online. Workshop ini kelanjutan dari workshop sebelumnya tentang pembuatan perangkat kurikulum KKNI dan prakteknya yaitu pada hari senin tanggal 24 Februari 2020 yang dibina dan disampaikan langsung oleh Dr. Hobri Ali Wafa, M.Pd. Pada waktu itu semua dosen sudah diajarkan pembuatan RPS, melaksanakan perkuliahan, menggunakan berbagai metode atau strategi pembelajaran yang inovatif, menyiapkan dan membuat instrumen penilaian yang sesuai dengan standar KKNI Level 6”, jelasnya.

Di dalam workshop tersebut, semua dosen diajarkan bagaimana membuat perangkat pembelajaran KKNI berbasis Daring seperti pembuatan RPS dan sebagainya dengan berdasarkan pada standar KKNI Level 6. Level ini memiliki indikator sebagai berikut: 1) Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi; 2) Menguasai konsep teoretis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoretis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah procedural; 3) Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok; dan 4) Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Bapak Ketua LPM IAI Al-Qodiri Jember Muhamad Ansori, M.Pd menambahkan, “Perkuliahan daring atau pembelajaran online ini memang harus diterapkan apalagi masa pandemik covid-19 masih belum berakhir. LPM berinisiatif untuk mengundang seluruh dosen dari semua prodi yang ada di kampus IAI Al-Qodiri Jember untuk mengikuti acara workshop ini. Dengan harapan dosen dapat membuat perangkat perkuliahan dan mampu mempraktekkan perkuliahan berbasis daring atau online ini. Perkuliahan ini akan terasa sangat efektif dan relevan di tengah masa seperti ini”, imbuhnya saat diwawancarai di meja tugasnya.

Setelah workshop itu selesai, semua dosen prodi harus mengumpulkan semua perangkat perkuliahan berbasis daring yang berdasarkan pada standar kurikulum KKNI level 6 tersebut. Implikasinya, sebelum perkuliahan dosen sudah siap untuk melakukan proses perkuliahan berdasarkan dengan perangkat yang sudah dibuat seperti RPS, proses perkuliahan daringnya dan sebagainya. Ketua LPM sangat yakin apabila ini diterapkan maka pelaksanaan perkuliahan berbasis daring ini di IAI Al-Qodiri Jember berjalan secara efektif. (an).

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Hubungi Kami?