Lagi, Kolabori Dosen dan Mahasiswa PAI Terbit di Jurnal

Jember, (19/01/23) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam IAI Al-Qodiri Jember atas nama Erikafatul Isnani yang kebetulan mengikuti program MBKM Santri TA 2021/2022 melakukan penelitian kolaborasi dengan dosen UNUJA dan IAI Al-Qodiri dengan judul penelitian “Program MBKM Santri sebagai Pondasi Penguatan Nilai Religius di Era Society 5.0”. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/Tarbiyawat/article/view/5617

Dalam penelitian menyebutkan bagaimana Pesatnya revolusi industri teknologi dan moralisasi di Era Society 5.0 mengalami problematika yang kompleks. Sebagaimana perubahan segala bentuk budaya dan cara pandang individu berdampak pada dekadensi moral mahasiswa. Hal tersebut  mendorong Universitas Nurul Jadid untuk ikut andil dalam Program MBKM Santri guna mempertahankan dan menjaga mahasiswanya untuk tetap dalam moralitas keagamaan. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui apa saja program MBKM untuk mahasiswa berstatus santri sebagai pondasi penguatan nilai keagamaannya pada era 5.0.

Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Pengambilan data dilakukan melalui observasi dan wawancara berdasarkan kajian mendalam. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik triangulasi data.

Dalam Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa program MBKM sebagai upaya penguatan nilai keagamaan mahasiswa MBKM Santri pada era 5.0 melalui tiga program pokok yakni; 1) program pertukaran santri, 2) program santri mengabdi, serta 3) program santri mengajar. Program MBKM santri ini menciptakan mahasiswa-santri melatih dan menyalurkan soft skill dan hard skill sesuai minat dan bakatnya. Setiap mahasiswa-santri UNUJA dibekali dengan nilai Trilogi dan Pancakesadaran santri yang memudahkan mereka untuk terjun kepada kondisi sosial masyarakat yang berbeda. Memasuki era 5.0, maka program MBKM ini menjadi solutif bagi dunia pendidikan menanamkan soft skill dan hard skill siswa yang mampu menghadapi tantangan globalisasi. (SR)