Dosen dan Mahasiswa PAI Presentasi Penelitian Kolaborasi diajang Internasional

Dr. Nurul Anam, M.Pd

JEMBER. Sabtu, 24 Juli 2021 Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Al-Qodiri Jember dan 3 mahasiswa PAI menjadi Presenter pada acara The 5th Annual International Conference on Islamic Education (AICIEd) 2021.

Dosen Tetap PAI terdiri diantaranya: Dr. Zainal Arifin, M.Pd, Dr. Nurul Anam, M.Pd, Ahmad Rosidi, M.Pd.I, H. Umar Hasibullah, M.Pd.I, Syaiful Rizal, M.Pd, Anita Fitriya M.Pd, Sayyidah Saeyhotin, M.Pd.I, Fikri Farikhin, M.Pd.I serta 3 mahasiswa yaitu Muhammad Wasil, Ahmad Zaini, Siti Romlatul Hidayah

Ada 3 penelitian yang diangkat dan dipresentasikan pada acara AICIEd 2021 yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah NU (STITNU) Al Hikmah Mojokerto yakni “Pendidikan Tauhid dalam Keluarga Perspektif Sumber Normativ Islam, Kompetensi Kepribadian Guru di Lembaga Pendidikan Perspektif Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin dan Model Integrasi Pembelajaran Karaker Sufistik dalam Budaya Sekolah”.

Fikri Farikhin, M.Pd.I

Penelitian yang dipresentasikan tersebut merupakan hasil penelitian kolaborasi antara Dosen Tetap Program Studi PAI dengan Mahasiswa prodi PAI IAI Al-Qodiri Jember.

Mahasiswa merasa bangga dan senang dapat menjadi presenter di acara Konferensi Intrnasional, seperti kata salah satu mahasiswa, Muhammad Wasil : “Seru dan menambah wawasan banget! Lebih suka dan lebih keren juga di international conference. Ini merupakan kali pertama saya presentasi di international conference, saya merasa mendapatkan lebih banyak experiences, banyak ilmu juga karena banyak experts dari kampus-kampus luar, serta jadi b

isa nambah relasi buat sharing. Apalagi ini kita bareng dengan para dosen-dosen kami”.

Dr. Nurul Anam, M.Pd Wakil Rektor 3 mengatakan, IAI Al-Qodiri Jember akan mendelegasikan dan mendorong mahasiswa dan dosen tetap untuk terus berkolaborasi serta memberikan hasil karya ilmiah terbaiknya, melalui publikasi-publikasi baik call paper, jurnal, maupun hibah penelitian agar terselengaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi”. (Sr/Ar)